“KHITTAH  NU”

Keputusan Muktamar XXVII NU

NO 02/MNU-27/1984

وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ (48) وَأَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ وَاحْذَرْهُمْ أَنْ يَفْتِنُوكَ عَنْ بَعْضِ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَيْكَ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَاعْلَمْ أَنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ أَنْ يُصِيبَهُمْ بِبَعْضِ ذُنُوبِهِمْ وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ لَفَاسِقُونَ (49)

“Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, Yaitu Kitab-Kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian[421] terhadap Kitab-Kitab yang lain itu; Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. untuk tiap-tiap umat diantara kamu[422], Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu”

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Muslimah HTI Lakukan Pembohongan PublikFanpage anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dengan nama Muslimah Menyongsong Khilafah pada 5 Januari 2015 telah menebarkan informasi yang tidak benar alias kebohongan.

Page itu mengupload gambar bertuliskan KATA TOKOH “Mestinya umat Islam, termasuk PBNU bersyukur dan mengucap alhamdulillah ada HTI, karena dalil Khilafah itu kuat dan tidak bisa ditentang” (Pengurus PBNU, Ustad Farozi) Baca entri selengkapnya »

thumb_526449_05343503102014_adeSetiap menjelang bulan Ramadhan, dan menjelang hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, di Negara kita selalu ramai, tentang siapa yang harus diikuti oleh umat Islam dalam menetapkan waktu berpuasa dan waktu hari raya. Sebagian kecil ada yang menggunakan ilmu hisab, Aboge dan lain-lain. Akan tetapi mayoritas umat Islam, masih menggunakan cara yang syar’i, yaitu menggunakan metode rukyatul hilal bilfi’li. Berikut ini dasar-dasar mayoritas umat Islam Indonesia selalu menggunakan metode melihat bulan atau rukyatul hilal bilfi’li.

Soal: Apakah dasar menggunakan metode rukyatul hilal dalam menetapkan waktu puasa dan hari raya?
Jawab: Al-Qur’an al-Karim. Allah subhanahu wata’ala berfirman:
يَسْأَلُونَكَ عَنِ الأَهِلَّةِ قُلْ هِيَ مَوَاقِيتُ لِلنَّاسِ وَالْحَجِّ. (البقرة : 189).
“Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah: “Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadah) haji”.

Baca entri selengkapnya »

Walisongo dan KhilafahKiprah dakwah Islamiyah dari NU memang sangat sesuai dengan dakwah Sembilan Wali. KH. Said Aqil Siraj pernah menyatakan Wali Songo merupakan teladan NU dalam cara penyebaran Islam (fiqhud da‘wah) yang ideal. Strategi dakwah berorientasi budaya yang mereka terapkan terbukti sukses luar biasa. [6] Baca entri selengkapnya »

SKI kelas VII MTs Kurikulum 2013BANTUL – Buku pegangan guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) untuk Kelas VII dinilai melecehkan umat Islam, karena menyebut kuburan para wali di Jawa, sebagai berhala.

Tokoh Nahdhatul Ulama yang juga anggota DPRD DIY dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bantul Aslam Ridlo mengaku, banyak keluhan dari para guru dan tokoh Muslim, di Bantul, tentang buku pegangan guru SKI Kelas VII terbitan dari PT Macanan Jaya Cemerlang, Klaten. Baca entri selengkapnya »

Wakil Ketua PBNU H Asad Said Ali mengajak lebih dari 2000 hadirin pada acara Syawalan dan pelepasan haji untuk waspada terhadap gerakan ekstrem yang mengatasnamakan agama. Asad menyebutkan pemahaman soal kepemimpinan, jihad, dan kafir yang membedakan secara terang antara NU dan gerakan ekstrem. Baca entri selengkapnya »

fatwa-ulama-aceh-tentang-salafiMajelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh belum lama ini menyatakan bahwa ajaran baru kelompok Salafi adalah ajaran sesat dan menyesatkan, baik dibidang aqidah maupun ibadahnya. Hal ini tertuang dalam Fatwa MPU Aceh Nomor 09 Tahun 2014 Tentang Pemahaman, Pemikiran, Pengalaman, dan Penyiaran Agama Islam di Aceh.
 
Fatwa para ulama Aceh yang dikeluarkan pada 27 Sya’ban 1435 H/ 25 Juni 2014 ini menyebutkan bahwa pengajian Kelompok Salafi di Gampong Pulo Raya Kecamatan Titeu Kabupaten Pidie dan ditempat lainnya adalah sesat dan meminta pemerintah untuk segera menutup pengajian, penyiaran dan ceramah serta melarang aktivitas kelompok Salafi.

Baca entri selengkapnya »